ARTI PENTING KOMUNIKASI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

Nama : IRMINA WEA DJAWO

NPM : 18540004

MK : Dasar Komunikasi

  • Pengertian Komunikasi

Sebelum kita membahas tentang penting komunikasi bagi kehidupan manusia lebih jauh, maka baiknya dijelaskan dulu apa yang dimaksud dengan komunikasi itu sendiri. Secara etimologis komunikasi berasal dari kata dasar communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran. Kata sifat communis berarti umum atau bersama-sama. Jadi komunikasi dapat diartikan sebagai proses pertukaran informasi yang melibatkan banyak orang. Mengapa manusia ingin selalu membangun komunikasi dengan manusia lainnya? Berdasarkan teori Biologi menyebutkan dalam kehidupan manusia terdapat dua kebutuhan, yakni kebutuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang sangat fundamental dalam kehidupan umat manusia. Kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan sesamanya diakui oleh hampir semua agama. Disamping itu, komunikasi telah memperpendek jarak, menghemat biaya, menembus ruang dan waktu. Komunikasi berusaha menjembatani antara pikiran, perasaan, dan kebutuhan seseorang dengan dunia luarnya.

Komunikasi membangun kontak-kontak manusia dengan menunjukkan keberadaan dirinya dan berusaha memahami kehendak, sikap dan perilaku orang lain. Komunikasi membuat cakrawala seseorang menjadi makin luas. Sebagai contoh, sebuah konferensi yang diselenggarakan antar Negara, para peserta tidak perlu beramai-ramai ke suatu negara. Mereka cukup menekan tombol komputer yang dihubungkan dengan satelit, maka terbukalah kesempatan untuk berdialog dengan peserta lainnya yang tetap tinggal di negara masing-masing.

Begitu besarnya pengaruh komunikasi dalam kehidupan kita maka Peter Drucker seorang analis manajemen Amerika manilai bahwa: di negara-negara yang sudah maju, maka setiap pembelanjaan dalam bentuk dollar, selain untuk makanan dan pakaian dihabiskan untuk kepentingan komunikasi. Drucker membuktikannya dengan menunjuk pembayaran telepon, telex, perangko, pajak TV, radio, surat kabar, seminar, menonton, rekreasi, buku, majalah, komputer semuanya untuk memenuhi kebutuhan informasi.

Dengan penjelasan diatas bahwa dapat disimpulkan bahwa komunikasi penting dalam kehidupan manusia. Mulai dari masa lalu dengan menggunakan lambang atau simbol, sampai adanya satelit yang menghubungkan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Begitupun dalam pekerjaan tidak lepas dari komunikasi untuk mencapai karir yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu, komunikasi tetap ada dan dilakukan oleh setiap manusia baik dengan non verbal maupun verbal.

  • Manfaat  Komunikasi

komunikasi sudah menjadi sesuatu yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari, mulai komunikasi antar teman/pribadi, kelompok, organisasi atau massa. Secara ideal, komunikasi bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan bersama terhadap idea atau pesan yang disampaikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari komunikasi yang di ambil dari beberapa sumber :

  1. Menyampaikan informasi dalam bentuk pengetahuan
  2. Sarana komunikasi dalam edukasi
  3. Perubahan pola pikir
  4. Meningkatkan sikap toleransi antar masyarakat
  5. Menciptakan idea-idea baru yang membangun kehidupan yang tentram
  6. Memudahkan proses membangun persudaraan
  7. Kesadaran memperoleh informasi
  8. Komunikasi yang terstruktur dan efektif
  • Komponen-komponen dasar komunikasi

Dalam komunikasi terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan oleh pengirim pesan dan penerima pesan yaitu mendengarkan, berbicara, dan melakukan pengamatan. Jika kita telah memahami dengan baik apa dan bagaimana proses komunikasi berlangsung maka tahapan berikutnya adalah kita mulai dapat melakukan evaluasi terhadap komunikasi yang telah kita lakukan.

Komunikasi terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

  1. Komunikator /Sumber/Pengirim Pesan (Communicator/Source/Sender)

Dalam proses komunikasi, yang menjadi sumber komunikasi adalah sender atau pengirim pesan. Komunikator adalah seseorang yang mengirimkan pesan. Seorang komunikator harus memberikan dan memiliki sikap yang positif juga harus tahu menempatkan informasi sesuai situasi komunikasi

  • Pesan (Message)

Yang dimaksud dengan pesan adalah informasi yang akan kita kirimkan kepada komunikate/penerima pesan. Agar pesan menjadi efektif, maka komunikator harus memahami sifat dan profil komunikate/penerima pesan/khalayak sasaran, kebutuhan khalayak sasaran, serta harapan dan kemungkinan respon yang diberikan oleh komunikate/penerima pesan/khalayak sasaran terhadap pesan yang dikirimkan.

Hal ini sangat penting baik dalam komunikasi tatap muka maupun komunikasi bermedia. Tanpa adanya pesan, maka kita tidak memiliki alasan untuk melakukan komunikasi. Jika kita tidak dapat mengemas informasi dengan baik, maka kita belum siap untuk memulai proses komunikasi

  • Encoding

Encoding adalah proses mengambil pesan dan mengirim pesan ke dalam sebuah bentuk yang dapat dibagi dengan pihak lain. Untuk dapat melakukan encode sebuah pesan, maka kita sebagai komunikator harus memikirkan apa yang komunikate/penerima pesan/khalayak sasaran butuhkan agar dapat memahami atau melakukan decode sebuah pesan. Kita harus menggunakan bahasa yang dapat dengan mudah dimengerti dan konteks yang dikenal baik oleh komunikate/penerima pesan/khalayak sasaran. Orang yang melakukan encode disebut dengan encoder.

  • Media atau saluran komunikasi

Media atau saluran komunikasi adalah media atau berbagai media yang kita gunakan untuk mengirimkan pesan. Yang termasuk ke dalam media atau saluran komunikasi adalah kata-kata yang diucapkan, kata-kata yang tercetak, media elektronik, atau petunjuk nonverbal.

  • Decoding

Decoding terjadi ketika komunikate/penerima pesan/khalayak sasaran menerima pesan yang telah dikirimkan. Dibutuhkan keterampilan komunikasi untuk melakukan decode sebuah pesan dengan baik, kemampuan membaca secara menyeluruh, mendengarkan secara aktif, atau menanyakan atau mengkonfirmasi ketika dibutuhkan.

  • Penerima pesan

Komunikasi tidak akan terjadi tanpa kehadiran komunikate/penerima pesan. Ketika komunikate/penerima pesan menerima sebuah pesan, maka ia akan menafsirkan pesan, dan memberikan makna terhadap pesan yang diterima. Komunikasi dapat dikatakan berhasil manakala komunikate/penerima pesan/ menerima pesan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh komunikator

  • Umpan Balik

Umpan balik memiliki peran yang tak ternilai dalam membantu kita sebagai komunikator untuk memperbaiki keterampilan komunikasi. Kita dapat belajar apa yang berjalan dengan baik dan apa yang tidak sehingga kita dapat berlaku secara efisien ketika kita melakukan komunikasi di lain waktu.

  • Konteks

Konteks dalam proses komunikasi adalah situasi dimana kita melakukan komunikasi. Konteks dapat berupa lingkungan dimana kita berada dan dimana komunikate/penerima pesan berada, budaya organisasi, dan berbagai unsur atau elemen seperti hubungan antara komunikator dan komunikate

  • Gangguan

Dalam proses komunikasi, gangguan dapat berupa segala sesuatu yang dapat mengganggu dalam proses penerimaan, penafsiran, atau penyediaan umpan balik tentang sebuah pesan.

Gangguan dalam proses komunikasi dapat berupa gangguan fisik seperti suara yang sangat keras, atau perilaku yang tidak biasa.

  1. Efek

Efek dalam proses komunikasi adalah pengaruh atau dampak yang ditimbulkan komunikasi yang dapat berupa sikap atau tingkah laku komunikate/penerima pesan. Komunikasi dapat dikatakan berhasil apabila sikap serta tingkah laku komunikate/penerima pesan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh komunikator. Namun, apabila efek yang diharapkan oleh komunikator dari komunikate/penerima pesan tidak sesuai maka dapat dikatakan komunikasi menemui kegagalan.

  • Peranan Komunikasi dalam masyarakat

Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat.Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing-masing individu, untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Masyarakat memiliki sturktur dan lapisan yang bermacam-macam, ragam lapisan dan struktur masyarakat tergantung pada kompleksitas masyarakat itu sendiri. Semakin kompleks suatu masyarakat, maka semakin rumit struktur masyarakat itu. Kompleksitas masyarakat juga ditentukan oleh ragam budaya dan proses-proses sosial yang dihasilkannya. Kegiatan komunikasi masyarakat dapat berupa komunikasi tatap muka yang terjadi pada komunikasi intrapersonal dan kelompok serta kegiatan komunikasi yang terjadi pada komunikasi massa.

Media massa menjadi sebuah unsur yang memegang peranan penting dalam proses komunikasi dalam masyarakat. Karena media menjadi sebuah sarana untuk menyampaikan informasi yang bersifat jarak jauh, dalam artian tidak dapat melakukan komunikasi langsung. Maka dari itu media lahir untuk memudahkan komunikasi antar masyarakat. media lahir dari selembar surat, telegaram, telepon, koran, hingga akhirnya berkembang menjadi handphone, radio, televisi, internet, dan sebagainya untuk memudahkan manusia dalam berkomunikasi jarak jauh.Dizaman yang serba modern ini, bidang komunikasi juga banyak mendapatkan kemajuan, diantaranya ialah para pengguna HandPhone ( HP ) untuk memudahkan proses komunikasi jarak jauh, yang sebelumnya hanya menggunakan surat, telegram dan sebagainya. Produk dan penggunaan HP juga memperlihatkan fenomena yang mencengangkan. Meski tak ada angka pasti yang menunjukkan perkembangan ini,pemakaian HP kini sudah menyebar ke berbagai penjuru tanah air dan penggunaannya meningkat fantastis di kalangan anak-anak dan remaja.

Manusia takkan pernah bisa hidup dalam kesendirian tanpa orang lain disekitar kita dalam artian tanpa berkomunikasi dengan oranglain sehingga komunikasi memiliki peranan penting dalm kehidupan kita entah melakukan komunikasi secara verbal atau nonverbal, tanpa komunikasi manusia tidak akan bisa berinteraksi sehingga komunikasi memiliki peran terpenting dalam kehidupan.

  • Bentuk Komunikasi didalam organisasi masyarakat

Komunikasi dalam organisasi masyarakat dapat berbentuk:

  1. Komunikasi Lisan

Komunikasi lisan merupakan bentuk komunikasi yang paling banyak dilakukan oleh seluruh anggota organisasi misalnya diskusi kelompok atau selentingan.

Adapun saluran komunikasi yang digunakan dalam komunikasi lisan di antaranya adalah telepon, video, dan percakapan secara tatap muka. Melalui komunikasi lisan, informasi dan umpan balik dapat disampaikan dengan lebih cepat dibandingkan dengan bentuk komunikasi lainnya.

  • Komunikasi tertulis

Komunikasi tertulis adalah komunikasi yang isi pesannya disampaikan secara tertulis. Contoh komunikasi tertulis di antaranya adalah memo, proposal, surat, petunjuk pelatihan, dan kebijakan operasional organisasi.

  • Komunikasi Nonverbal

Komunikasi nonverbaladalah komunikasi yang menggunakan bahasa tubuh seperti ekspresi wajah, gerak tubuh, nada suara, penampilan dan elemen-elemen komunikasi nonverbal lainnya. Fungsi komunikasi nonverbal dalam organisasi adalah melengkapi komunikasi verbal yakni komunikasi lisan.

Dalam penerapannya, komunikasi nonverbal kerap dimaknai secara berbeda oleh penerima pesan sehingga menimbulkan kesalahpahaman di antara kedua belah pihak. Untuk itu, masing-masing pihak perlu berhati-hati dalam menggunakan komunikasi nonverbal.

  • Proses Komunikasi dalam masyarakat secara teori

Berikut dua proses komunikasi dalam masyarakat secara teori yakni sebagai berikut:

  1. Komunikasi secara langsung

Pada komunikasi ini masyarakat berkomunikasi secara langsung baik itu individu dengan individu, kelompok dengan individu, kelompok dengan masyarakat yang sifatnya secara langsung. Pengertian lain komunikasi secara langsung dapat Anda pahami yakni, proses komunikasi tanpa ada perantara dengan cara menggunakan media massa, melainkan komunikasi secara tatap muka.

Namun demikian, individu yang mempengaruhi proses komunikasi tidak lepas dari pengaruh kelompoknya, baik itu primer maupun sekunder, bahkan media massa juga mempengaruhinya. Walaupun individu taklepas dari pengaruh kelompok, namun konsep komunikasi ini hanya melihat apa konten dari komunikasi yang dibangun oleh individu masing masing.

  • Komunikasi massa

Komunikasi massa tentu menggunkan media massa. Artinya proses komunikasi yang dilakukan oleh komunikator kepada khalayak atau sebagai komunikan tentu menggunakan media massa. Dengan demikian, unsur unsur penting dalam media massa adalah:

  1. Komunikator
  2. Media massa
  3. Informasi (pesan)
  4. Gatekeeper
  5. Khalayak
  6. Umpan balik

Jadi, komunikasi yang terjadi dalam masyarakat menggunakan media massa. Artinya masyarakat menerima informasi dari komunikator tidak secara langsung sebagai mana pada poin pertama yakni komunikasi secara langsung, melainkan melalui media. Demikian proses komunikasi dalam masyarakat secara teori.

  • Tujuan adanya komunikasi
  • Menemukan

Tujuan komunikasi yang paling dasar adalah menemukan, maksudnya menemukan sesuatu yang kita perlukan dalam berkomunikasi. Entah menemukan jati diri, menemukan informasi yang penting, dan semacamnya. Lewat komunikasi kita akan belajar memahami bagaimana diri kita dan orang yang kita ajak bicara. Dengan terjalinnya suatu komunikasi kita jadi tahu informasi yang sebelumnya tidak kita ketahui misalnya letak suatu cafe atau resto yang bagus, jadwal olahraga, letak tempat-tempat hiburan yang bisa kita datangi, dan informasi lainnya.

  • Menjaga hubungan baik

Komunikasi terjadi antara dua orang atau lebih sehingga muncul adanya suatu hubungan baru yang terjalin saat berkomunikasi. Misalnya saja jika anda berkomunikasi dengan keluarga yang letak rumahnya berjauhan maka akan meningkatkan kedekatan hubungan anda. Jika anda sedang berada di suatu perjalanan, tidak akan ada percakapan atau perkenalan jika tidak dimulai dengan komunikasi. Namun, agar tujuan ini berjalan dengan lancar, anda harus menghindari miss komunikasi, kesalahpahaman, dan lain-lain antar dua belah pihak atau lebih.

  • Meyakinkan

Komunikasi juga dilakukan dalam upaya untuk meyakinkan seseorang akan pesan yang kita sampaikan misalnya saja sebuah media massa yang berupaya meyakinkan kita untuk membeli produk yang mereka iklankan. Cara meyakinkan konsumen ini memang sengaja dilakukan oleh penjual untuk mendapatkan profit dari hasil penjualan produk tersebut. Contoh lainnya yaitu seorang guru yang menyampaikan pesan kepada muridnya untuk meyakinkan mereka mengenai kebenaran atas apa yang Guru ajarkan atau sampaikan.

  • Mendapat hiburan

Hiburan sangat penting kita dapatkan saat perasaan atau pikiran sedang dalam keadaan tidak baik, hiburan ini bisa anda dapatkan dari terjalinnya sebuah komunikasi. Misalnya dengan menjalin komunikasi dengan teman, sahabat atau keluarga dengan cara bersenda gurau atau mencurahkan hati. Kita juga bisa membicarakan banyak hal yang menyenangkan dengan mereka misalnya membicarakan tentang hobi masing-masing, tentang film, tentang musik, dan lain sebagainya.

  • Memberikan informasi penting

Tujuan komunikasi lainnya yaitu untuk memberikan suatu informasi yang penting baik kepada pribadi atau personal maupun kepada khalayak ramai. Informasi penting tersebut isinya bisa bermacam-macam misalnya saat kita memberitahu teman/sahabat acara ulang tahun atau pernikahan kita. Sedangkan informasi yang kita berikan pada orang banyak misalnya tentang jadwal gotong royong di suatu daerah tempat tinggal.

  • Mendidik

Mendidik di sini bermaksud untuk menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu misalnya melakukan suatu kegiatan positif. Dalam hal ini komunikator harus memiliki cara yang baik dan tepat dalam mendorong orang lain melakukan sesuatu yang bermanfaat, dan bagaimana setiap komunikan menerima pesan tersebut sehingga mau melakukan kegiatan yang diusulkan atau diminta oleh komunikator.

  • Mengubah opini masyarakat

Dalam mengubah pandangan atau opini seseorang memang menjadi hal yang agak sulit dalam berkomunikasi. Karena tidak setiap orang bisa menerima opini atau pendapat yang berbeda dari yang mereka miliki. Namun inilah yang dinamakan tujuan dalam berkomunikasi, yaitu bisa menyamakan pendapat atau mengubah opini yang sudah terlanjur muncul di masyarakat. Tugas seorang komunikator dalam mengubah opini atau pandangan yang salah dalam masyarakat harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan atau rasa tersinggung dari komunikan.

  1. Agar setiap gagasan diterima dengan baik

Pesan, informasi, ide atau gagasan yang dilontarkan oleh setiap komunikator tentunya harus diterima dengan baik juga oleh si penerima pesan. Jika perlu seorang komunikator harus memberikan pendekatan persuasive kepada orang-orang atau masyarakat yang menerima pesan tersebut. Agar pesan itu tidak terkesan memaksakan kehendak maka cara penyampaian pun harus dilakukan dengan baik dan tepat dan dilakukan dengan cara-cara yang baik.

  • Pesan yang diterima harus dipahami dengan baik

Tidak semua pesan yang kita sampaikan akan diterima dengan baik oleh para komunikan, hal itu dikarenakan cara berpikir setiap orang berbeda-beda. Maka sebagai komunikator, sampaikanlah pesan dengan sebaik-baiknya, detail dan sampai tuntas. Sampai komunikan menerima, mengerti, dan mengolah pesan yang sudah disampaikan oleh seorang komunikator. Selain itu komunikator juga harus memahami dengan baik orang yang diajak bicara, pahami keinginan atau aspirasi masyarakat yang sebenarnya sehingga pesan dapat dijelaskan dengan cara yang mereka inginkan.

  • Pentingnya komunikasi bagi kehidupan manusia

Syarat untuk terjalinnya relasi harus diawali dengan sebuah komunikasi. Alasannya mengapa harus ada komunikasi terlebih dulu adalah karena komunikasi itu berguna untuk pengenalan, pengenalan terhadap sesuatu yang baru yang belum pernah kita temui. Contohnya, seseorang yang baru pertama kali berada disebuah tempat kerja yang baru dan ia belum kenal dengan partner kerjanya,orang baru tersebut dengan alamiah akan berkenalan dengan partner kerjanya yang baru itu, dengan berjabat tangan dan mengucapkan salam perkenalan, tujuan dari berkenalan tersebut adalah agar terjalinlah sebuah relasi antar partner kerja. Saat berkenalan orang tersebut dapat dikatakan telah melakukan komunikasi. Maka, Bisa dikatakan pula kalau komunikasi itu sebuah “Jembatan” bagi hubungan antar manusia

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *