MEDIA PROMOSI DI PERPUSTAKAAN MELALUI MEDIA SOSIAL : manfaat dan kendala

Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini sangatlah pesat. Berbagai teknologi hadir untuk memudahkan pekerjaan manusia, banyaknya media komunikasi dengan berbagai penawaran fitur-fitur menarik serta informasi yang beraneka ragam. Perkembangan teknologi informasi ini tidak dapat dihindari oleh berbagai instansi yang bergerak di bidang informasi. Perpustakaan sebagai salah satu pusat informasi juga mengalami dampaknya. Pustakawan dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi yang mengharuskannya untuk bisa menyesuaikan diri.

Perkembangan teknologi di bidang perpustakaan, memudahkan pustakawan dan pemustaka dalam pencarian temu kambali informasi. Selain memudahkan temu kembali informasi, informasi yang ada di perpustakaan dapat diakses dari mana saja dan kapan saja dengan adanya teknologi. Oleh karena itu, pertukaran informasi menjadi lebih cepat dan mudah dilakukan. Dengan begitu pemustaka akan merasa puas dengan layanan yang diberikan perpustakaan.

Untuk meningkatkan layanan serta menyebarluaskan informasi yang ada di perpustakaan, maka perlu dilakukan kegiatan promosi. Promosi perpustakaan dimaksudkan untuk mengajak atau memperkenalkan kepada pemustaka tentang kegiatan perpustakaan atau informasi yang ada di perpustakaan. Promosi perpustakaan ini dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti pameran, seminar, bazar, atau dengan bantuan teknologi seperti menyediakan website perpustakaan atau menggunakan sosial media. Saat ini, banyak perpustakaan menggunakan sosial media sebagai media promosi perpustakaannya.

Alasan dan Tujuan promosi

Pemasaran merupakan suatu strategi perencanaan yang dimulai dari identifikasi kebutuhan konsumen dan diakhiri dengan penjualan yang berhasil dari suatu produk atau jasa yang ditawarkan, dengan tujuan memuaskan kebutuhan pelanggan. Promosi adalah salah satu mekanisme komunikasi persuasif dalam pemasaran agar barang atau jasa yang ditawarkan dapat terjual. Promosi ini merupakan forum pertukaran informasi antara organisasi dan konsumen dengan tujuan memberi informasi tentang jasa/produk yang tersedia dan mendorong timbulnya kesadaran akan keberadaan produk/jasa bahkan sampai pada tindakan membeli atau memanfaatkannya. Sedangkan publisitas adalah perkakas dari promosi untuk menarik perhatian konsumen.
Menurut Edsall dalam Mustafa (1996 : 21) tujuan promosi perpustakaan adalah:
1.Memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pelayanan perpustakaan.
2. Mendorong minat masyarakat untuk menggunakan perpustakaan 3.Mengembangkan pengertian masyarakat agar mendukung kegiatan perpustakaan.
Promosi perpustakaan menjadi salah satu cara untuk mempekenalkan koleksi dan layanan yang dimiliki suatu perpustakaan agar masyarakat mengetahui koleksi dan layanan tersebut dan dapat memanfaatkannya. Dengan adanya kegiatan promosi perpustakaan dapat membantu mendorong terciptanya minat baca bagi pengguna perpustakaan
sehingga memberikan kemampuan literasi tinggi dan senantiasa haus akan ilmu pengetahuan.

Kendala

Pada dasarnya mendapatkan kendala yang berasal dari dalam dan luar perpustakaan, sehingga perpustakaan sulit untuk mempromosikan layanan serta koleksi-koleksi yang terdapat di perpustakaan.

Berikut ini adalah beberapa kendala tersebut, yaitu:
• Kendala dari dalam perpustakaan
Menurut Mustafa (1996 : 58) kendala yang datang dari dalam perpustakaan adalah sebagai berikut :
1. Lemahnya pengetahuan pustakawan terhadap ilmu dan teknik pemasaran.
2. Pandangan tradisional yang sudah melekat bahwa perpustakaan hanya lah sebuah
gudang buku.
3. Tidak memadainya gedung perpustakaan.
4. Kurangnya dana yang memadai untuk membeli bahan pustaka dan membuka layanan
baru.
5. Lemahnya apresiasi para pustakawan tentang kenyataan pengguna perpustakaan dewasa ini lebih menuntut banyak jasa di perpustakaan (Mustafa, 1996 : 58).

•Kendala dari luar perpustakaan
Selain kendala yang dihadapi dari dalam juga ada kendala yang dihadapi dari luar perpustakaan dalam melakukan kegiatan promosi. Menurut Mustafa (1996 : 58) kendala yang datang dari luar perpustakaan adalah sebagai berikut :

  1. Kecuali untuk jenis perpustakaan umum dan khusus, maka sasaran bagi pelayanan perpustakaan pada umumnya berada di lingkungan perpustakaan dalam tempo sementara.
  2. Masih kurangnya komitmen dari pimpinan dalam dukungan terhadap perpustakaan.
  3. Lemahnya manajemen organisasi.
  4. Faktor sosial, yaitu sudah menjadi budaya pengguna yang jarang ke perpustakaan.
  5. Staf pengajar di perguruan tinggi atau guru sekolah kurang banyak memberi tugas kepada mahasiswa atau siswa yang dapat memaksa mereka untuk menggunakan perpustakaan.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kendala yang berasal
dari luar, seperti faktor sosial dan kurangnya dukungan terhadap perpustakaan harus selalu diwaspadai karena sangat mempengaruhi pengguna untuk jarang ke perpustakaan.

DAFTAR PUSTAKA

Mustafa, Badollahi. 1996. Promosi Jasa Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Mustafa, Badollahi. 1996. Materi pokok promosi jasa perpustakaan. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Mustafa, Badollahi. 1996. Promosi Jasa Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka
Depdikbud

Tulisan ini dipublikasikan di Perpustakaan, Sumbangsi Pemikiran. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *