Tantangan Pustakawan Terhadap Perubahan

Kehidupan manusia saat ini dihadapkan pada perubahan yang demikian pesat dan tampak dalam berbagai bentuk. Perubahan tampak dalam modernisasi, weternisasi, hingga globalisasi. Arti perubahan bukan hanya berasal dari satu orang tapi dirasakan dalam suatu kelompok masyarakat. Perubahan sosial dapat memberi pengaruh positif dan negative, jika perubahan dapat memperbaiki tingkat kehidupan manusia maka, hal tersebut memberi pengaruh positif, tetapi jika perubahan itu menyebabkan disorganisasi tentu perubahan itu memberi pengaruh negative yang apabila dibiarkan akan merusak tatanan kehidupan manusia.
Di era new normal saat ini, dampak perubahan sosial sangat terasa, bukan hanya pada manusia tetapi lembaga seperti perpustakaan juga ikut terdampak. Pelayanan terbuka perpustakaan harus ditutup sementara, sehingga perpustakaan dituntut untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan dan harus bisa mempertahankan eksistensi sebagai lembaga yang menyediakan dan memberi layanan informasi yang mana perpustakaan sering disebut sebagai garda terdepan akses pengetahuan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Perpustakaan harus memiliki dan menyiapkan pustakawan profesional sebagai komponen penting dalam suatu perpustakaan yang dapat memastikan ketersediaan informasi dan layanan perpustakaan yang dapat diakses dimana saja secara online
Kemajuan teknologi informasi menjadi tantangan terbesar pustakawan untuk bisa menyediakan dan melayankan informasi untuk kemudian dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pencari informasi dengan mudah. Pustakawan saat ini dituntut harus memiliki kemampuan teknologi yang baik di era disrupsi yang dipengaruhi perpindahan pelayanan konvensional menjadi pelayanan digital sehingga perubahan tersebut dapat dikatakan memberikan pengaruh positif dengan kemudahan mengakses informasi.
TANTANGAN
Ketersediaan informasi dan pelayanan informasi dalam bentuk digital saat ini menjadi tantangan tersendiri terhadap kemampuan pustakawan dalam pemanfaatan teknologi.
Pustakawan harus memiliki beberapa hal dalam menghadapi tantangan ini yaitu:
Skill, kecakapan, terampil, kepandaian (memiliki kepandaian dalam bidang teknologi informasi)
Knowledge, pengetahuan (mempunyai wawasan yang luas)
Kedewasaan psikologis, upaya mengangkat profesionalitas pustakawan yang berkaitan dengan teknologi informasi
Beberapa manfaat dalam menggunakan teknologi informasi sebagai berikut:
Digantikannya tugas-tugas rutin yang biasa harus dikerjakan secara manual
Memberikan pengawasan yang baik terhadap alur pekerjaan
Mempercepat dan memudahkan pekerjaan
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan teknologi informasi pustakawan sudah menjadi keharusan untuk dapat mengikuti derasnya arus perkembangan teknologi informasi sehingga menjadi pustakawan yang melek teknologi. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan agar pustakawan melek teknologi yaitu:
Mengikuti pelatihan dan seminar penerapan teknologi di perpustakaan
Mampu menganalisa kata kunci yang sesuai
Memanfaatkan fasilitas search engine dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA
Joan, Hesti Gita Purwasih. 2018. Perubahan Sosial. Klaten: Cempaka Putih.
Ali, Akbar. 2006. Panduan cepat menguasai teknologi informasi dan komunikasi. Semarang: Gava Media.
https://simdos.unud.ac.id
sdokinfo.wordpress.com
https://www.kompasiana.com

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tantangan Pustakawan Terhadap Perubahan

  1. . berkata:

    Perkembangan teknologi digital jg hrus menumbuhkan inovasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *